Demi Memenuhi Kebutuhan Gizi Peserta Didik, UKS MAN Ende Menggelar Aksi Bergizi Seperti: Senam Pagi Secara Massal, Sarapan Sehat, Minum TTD dan Games Menarik
Sebanyak 329 peserta didik kelas XI Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ende antusias mengikuti kegiatan Aksi Bergizi yang digelar oleh Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Kegiatan yang berlangsung meriah di Lapangan Multiguna MAN Ende, Sabtu (30/8/2025) pagi itu, bertujuan untuk membangun kesadaran akan pentingnya gizi dan kesehatan sejak dini.
Aksi Bergizi ini menampilkan serangkaian kegiatan interaktif dan edukatif. Para peserta didik tidak hanya mengikuti kegiatan senam pagi secara massal dan sarapan sehat bersama, tetapi juga meminum Tablet Tambah Darah (TTD) secara serentak untuk mencegah penyakit anemia. Kegiatan ini dilengkapi dengan penyuluhan kesehatan dan permainan edukatif seperti "Bola Sumpit" yang dirancang untuk melatih ketangkasan dan kerja sama peserta didik.
Kepala UKS MAN Ende, Hj. Intan Ibrahim, menyatakan kepuasannya atas partisipasi tinggi dari seluruh siswa kelas XI. “Alhamdulillah, kegiatan ini diikuti oleh semua siswa kelas XI dari 11 kelas (X F-1 hingga X F-11) dengan total 329 orang peserta didik. Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mencetak generasi yang sehat, tanggap dan berprestasi,” ujarnya.
Kegiatan ini berjalan lancar berkat dukungan penuh dari berbagai pihak. Petugas UKS, Hija dan Putri Sari Umar Ragho, bersama anggota Kader Kesehatan Remaja (KKR) dan seluruh wali kelas XI terlibat secara langsung untuk mendampingi para peserta didik.
Kepala MAN Ende, H. Tahrun Thalib, mengapresiasi semua pihak yang terlibat. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat seperti: ibu Hj. Intan Ibrahim dan kedua rekannya yakni ibu Hija dan ibu Sari, para pendamping dari KKR, dan bapak/ibu guru wali kelas XI F-1 s/d XI F-11 yang telah menyukseskan acara ini. Aksi Bergizi bukan hanya sekadar kegiatan seremonial tetapi merupakan investasi nyata untuk meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani peserta didik kami,” tutur H. Tahrun.
Aksi Bergizi MAN Ende menjadi contoh nyata peran madrasah dalam promosi kesehatan remaja. Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat berkelanjutan dan menular ke aspek kehidupan sehat lainnya, mencetak siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga sehat secara fisik dan mental.
Pewarta berita: Zulkasim Achmad Jenggo
Fotografer: Sari/Zulkasim