(0381) 21642
info@manende.sch.id, crewmanende@gmail.com

Berita

Madrasah Aliyah Negeri Ende

  • Prodi Magister Manajemen Program Pasca Sarjana Unfor Gelar Sosialisasi  di MAN Ende
19,
Prodi Magister Manajemen Program Pasca Sarjana Unfor Gelar Sosialisasi di MAN Ende

Tim Sosialisasi Program Studi (Prodi) Magister Manajemen Program Pasca Sarjana Universitas Flores (Unflor) Ende menggelar sosialisasi di ruang laboratorium komputer Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ende pada Kamis (16/5/2024) waktu setempat.

Dr. Mansyur Abdul Hamid selaku Wakil Rektor Bidang (III) Kemahasiswaan Unflor Ende mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar MAN Ende atas kehadiran anggota Tim Sosialisasi Prodi Magister Manajemen di MAN Ende.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Kepala MAN Ende, bapak-bapak Wakil Kepala Madrasah baik itu bidang kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana dan hubungan masyarakat, kemudian kepada bapak/ibu guru yang hadir di ruangan ini untuk bersama-sama mendengarkan sosialisasi dari Tim Sosialisasi Prodi Magister Manajemen Program Pasca Sarjana Universitas Flores Ende," ucap Mansyur.

Mansyur juga memperkenalkan seluruh anggota Tim Sosialisasi Prodi Magister Manajemen.

"Alhamdulillah, saya akan memperkenalkan anggota Tim Sosilaisasi Prodi Magister Manajemen Program Pasca Sarjana Universitas Flores. Kalau saya sendiri, orang dalam di MAN Ende jadi bapak/ibu sudah kenal semua. Selain saya ada ibu Dr. Avianita Rahmawati, bapak Dr. Hironimus Se dan Ibu Lenti," jelas Mansyur.

Dr. Avianita Rahmawati menyampaikan latar belakang berdirinya Prodi Magister Manajemen.

"Magister Manajemen berdiri sudah hampir satu  tahun, angkatan pertama sudah semester 2. Prodi Magister Manajemen Program Pasca Sarjana Universitas Flores diinisiasi pada tahun 2022 kemudian diproses segala izin dan pemberkasan. Kami telah melakukan mapping atau pemetaan di daratan Flores. Dari hasil pemetaan tersebut banyak guru, ASN, para pekerja yang ingin melakukan investasi pendidikan dengan cara mengikuti studi lanjut tetapi terkendala jarak yang terlalu jauh dan juga biaya hidup yang akan membengkak apabila tidak mendapatkan bantuan berupa beasiswa.  Oleh karena itu, berdasarkan survey dan analisis yang dilakukan oleh Tim kami terhadap empat kabupaten mapping yakni kabupaten Ende, Sikka, Ngada dan Nagekeo maka berdirilah Magister Manajemen yang pertama di Kab. Ende bahkan di pulau Flores," terang Avianita.

Avianita juga menjelaskan tentang profil dan keunggulan Prodi Magister Manajemen.

"Magister Manajemen Universitas Flores menyediakan apa yang menjadi kebutuhan pasar dan dikawal oleh para pakar yang sangat berkompeten untuk mengawal pelaksanaan kurikulum Magister Manajemen Universitas Flores karena di-review secara langsung oleh mitra pendamping dan BPMP diharapkan lulusan Magister Manajemen mampu mencetak lulusan yang memahami karakteristik kearifan lokal dan budaya. Dan yang lebih penting lagi kami mengusahakan agar semua mahasiswa diwisuda hanya sampai semester 3 atau satu setengah tahun," urai Avianita diikuti tepuk tangan para hadirin.

Sementara itu Dr. Hironimus Se selaku Ketua Prodi Program Magister Manajemen Universitas Flores Ende menjelaskan terkait biaya perkuliahan di Prodi yang dipimpinnya.

"Bapak/Ibu sekalian terkait dengan biaya perkuliahan yang akan dibayar apabila bapak/ibu bergabung dan berinvestasi bersama kami maka bapak/ibu tidak akan merasa rugi karena biaya pendidikannya cukup terjangkau apabila kalau bapak/ibu sudah mendapatkan tunjangan sertifikasi. Apabila uang tersebut dipakai untuk kebutuhan konsumsi maka akan habis. Bayangkan saja daripada hanya habis untuk urusan konsumsi, lebih baik digunakan untuk berinvestasi di bidang pendidikan yakni dengan berkuliah di Prodi Magister Manajemen," terang Hironimus.

Di sisi lain, Lenti selaku Ketua Tim Promosi Prodi Program Magister Manajemen Universitas Flores Ende menjelaskan pengalamannya selama berkuliah di pulau Jawa.

“Saya sudah menyelesaikan pendidikan di pulau Jawa tetapi setelah saya merenungi bahwa kuliah itu di semua tempat sama saja karena kurikulumnya juga sama. Jadi, untuk apa bapak/ibu jauh-jauh ke Jawa kalau di Universitas Flores juga menyediakan apa yang bapak/ibu inginkan. Intinya kuliah itu tergantung dari kita,” jelas Lenti.

 Penulis : Zulkasim A. Jenggo

Foto : Idris Woda/Soviah Faradillah

Tinggalkan Komentar